Awan berbisik merdu
Pelangi enggan menampakkan riasan warnanya
Hujan tertawa sembari membasahi seruas jalan kecil
Untaian kata yang sedang bergumam enggan berucap
Apakah terang akan menyatukan busur yang lari berjauhan?
Entahlah yang jelas sosok asa muncul dalam renungan imajinasi
Kau tau aku ingin mendengar kabar senja
Hai apa kabar kau disana?
Sekarang aku sedang bersama pagi menikmati silaunya sang fajar
Entah kenapa pagi ini menjadi pagi rindu yang merasuki jiwa
Saat hati resahpun kau masih saja memberi sentuhan
Hingga langitpun tersenyum dibuatnya
Rumput mendayu senandung kenangan berbisik
Ribuan kata terbuai indah dipelukan
Ketenangan penyejuk jiwa datang membawa kedamaian~
Dari balik jendela, 12 Feb 2016
-R-