Pagi yang mendung
Memulai, ya mungkin itu kata yang tepat untuk saya mulai nulis lagi, terlalu banyak cerita yang sudah terlewatkan selama 2 tahun lebih dari terakhir saya memposting tulisan di blog ini, mungkin dari hari ini dan seterusnya saya akan memulai menulis apa yang ada di pikiran saya.
Terkadang banyak hal yang meresap namun tak bisa diuntai dengan kata-kata yang indah, tersimpan di dalam pikiran yang membuat lidah tak bertulang ini membisu dalam diam. Ketika akhir-akhir ini saya hanya bisa melampiaskan pikiran saya dengan menulis di note yang ada pada "gadget" saya, mungkin karna saya sedang tertarik dengan kutipan-kutipan sajak yang syahdu dan memulai hobi saya dalam membaca, karna jujur saya orang yang tidak suka membaca kecuali di internet dan pada buku bergambar yang biasa dipanggil dengan sebutan "komik".
Yah, pagi ini mendung seperti biasanya, memang pada bulan-bulan sekarang sedang musim hujan, mungkin hujan sedang memantau hati saya karena beberapa hal yang menyangkut dengan kata "skripsi" belum dapat saya selesaikan sementara teman-teman saya sudah mulai ngebut dengan hal yang bersangkutan dengan tanggung jawab kuliah tersebut. Sedih, tapi apa dikata cuma usaha dan berdo'a yang bisa dilakukan, selanjutnya biar Allah yang menentukan. Hanya untaian kata maaf kepada kedua sejoli yang sudah membesarkan saya hingga saat ini, saya tau tersimpan raut kekecewaan yang terlihat di senyum orang tua saya, namun percayalah anak mu di rantau ini sedang berjuang dengan berbagai mimpi-mimpinya.
Hmm, kembali lagi dalam menggoreskan tinta, ya akhir-akhir ini ada aura positif yang mengelilingi tubuh ini, mungkin itulah kenapa saya mulai termotivasi untuk melengkapi halaman yang sudah lama kosong dan mungkin sudah terdapat sarang laba-laba yang memenuhi tiap sudut ruang kosongnya. Entah kenapa, alunan musik yang akhir-akhir ini yang menyelip di telinga, motivasi dari teman-teman seperjuangan saya yang membuat saya ingin memulai dan melanjutkan pekerjaan yang sudah lama saya tunda dan saya tinggalkan.
Sekarang, saya sedang menikmati hal-hal seru yang akan terjadi di depan mata dan merancang pondasi-pondasi masa depan. Banyak hal yang seharusnya sudah saya lakukan, mungkin sedikit abstrak namun sudah terancang di dalam memory.
Cukup untuk pagi yang mendung ini dalam merangkai kata-kata, maaf kalau sedikit abstrak dan susah dimengerti, cukup dipahami saja, hahaha
Dari pagi yang menunggu senja, hingga sang fajar yang menyinari awan namun tak ingin memperlihatkan keindahannya.
Dari balik jendela, 10 Feb 2016
-R-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
No SARA yang penting enjoy