Jumat, Februari 12, 2016

Pagi Menyapa

Awan berbisik merdu
Pelangi enggan menampakkan riasan warnanya
Hujan tertawa sembari membasahi seruas jalan kecil
Untaian kata yang sedang bergumam enggan berucap
Apakah terang akan menyatukan busur yang lari berjauhan?
Entahlah yang jelas sosok asa muncul dalam renungan imajinasi

Kau tau aku ingin mendengar kabar senja

Hai apa kabar kau disana?
Sekarang aku sedang bersama pagi menikmati silaunya sang fajar
Entah kenapa pagi ini menjadi pagi rindu yang merasuki jiwa
Saat hati resahpun kau masih saja memberi sentuhan
Hingga langitpun tersenyum dibuatnya

Rumput mendayu senandung kenangan berbisik
Ribuan kata terbuai indah dipelukan
Ketenangan penyejuk jiwa datang membawa kedamaian~



Dari balik jendela, 12 Feb 2016
-R- 

3 komentar:

  1. kata-kata menyimpan cinta, lebih baik keluarkan saja.
    Mantap bung, terus menulis, aku dukung sebaik-baiknya baik.

    BalasHapus
  2. Great blog, love it. Please kindly visit my blog too. Abyesite.wordpress.com .
    Love it.

    BalasHapus

No SARA yang penting enjoy